News

Toko di Iran Tetap Beroperasi di Tengah Aksi Protes Meluas

Teheran (KABARIN) - Aktivitas perdagangan di sejumlah kota Iran masih berlangsung meski situasi keamanan belum sepenuhnya kondusif akibat aksi protes yang meluas. Banyak toko tetap melayani pembeli pada siang hari, namun memilih menutup usaha lebih awal sebelum malam demi menghindari risiko kerusuhan.

Di Teheran misalnya, hampir seluruh pertokoan menurunkan pintu lebih cepat dari biasanya. Pada Sabtu lalu, sebagian besar toko sudah tutup sebelum pukul enam sore waktu setempat.

Ketegangan juga terasa di kota-kota lain. Kerusuhan yang terjadi memicu kebakaran di sebuah pasar tua di Rasht, ibu kota Provinsi Gilan di wilayah barat laut Iran. Pasar tersebut dilaporkan mengalami kerusakan parah dan informasi awal menyebutkan adanya korban jiwa.

Situasi kian memanas setelah Reza Pahlavi, putra mantan Shah Iran yang terguling pada 1979, mengunggah pesan video di platform X. Dalam video tersebut, ia mengajak masyarakat turun ke jalan dan menyarankan pengunjuk rasa bersiap menguasai ruang publik serta sejumlah fasilitas penting.

Gelombang protes di Iran mulai mencuat sejak akhir Desember 2025. Aksi ini dipicu keresahan publik terhadap inflasi yang terus naik seiring melemahnya nilai tukar rial Iran.

Para demonstran menyoroti perubahan kurs yang tidak stabil karena berdampak langsung pada lonjakan harga kebutuhan pokok di tingkat grosir maupun ritel.

Di tengah tekanan tersebut, Gubernur Bank Sentral Iran Mohammad Reza Farzin memilih mundur dari jabatannya dan posisinya kini diisi Abdolnaser Hemmati.

Sejak Kamis lalu, intensitas protes meningkat tajam usai seruan Pahlavi beredar luas. Berbagai unggahan di media sosial memperlihatkan aksi massa berskala besar di banyak kota. Pada hari yang sama, akses internet di Iran dilaporkan sempat terganggu.

Di beberapa wilayah, aksi unjuk rasa berubah menjadi bentrokan langsung dengan aparat keamanan. Teriakan kritik terhadap pemerintah menggema di jalanan, sementara laporan korban jiwa muncul baik dari pihak demonstran maupun aparat keamanan.

Penerjemah: Katriana
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026
TAG: